Postingan

Wowapp Aplikasi Medsos Jaman Millenial

Gambar
Wowapp Berikan Rejeki Buat Pengguna nya Seumur Hidup WowApp  adalah aplikasi sosial yang mirip dengan WhatsApp. Developer nya membagikan 70% dari penghasilannya ke pengguna. Penghasilan ini bisa kita donasikan untuk kepentingan sosial atau  kita cashout . Kita dapat mengirim pesan teks atau menelepon teman dengan menggunakan aplikasi ini. Penghasilan yang kita terima berdasarkan jumlah contact/ jaringan yang kita miliki. Semakin banyak contact/ jaringan yang kita miliki, semakin banyak juga penghasilan kita. WowApp menawarkan 8 cara unik untuk Mendapatkan Penghasilan dan Berbuat Baik dari aktivitas yang Anda lakukan setiap hari. Chat & News Dapatkan Penghasilan dan Berbuat Baik ketika mengobrol, membaca berita, melakukan panggilan gratis, panggilan video, berbagi file dan lain-lain.   Mengobrol di Ponsel Anda Dapatkan manfaat ketika mengobrol secara empat mata dengan teman atau di obrolan grup dan pilih emoji, stiker dan GIF untuk mengeksp...

Pemandangan Bawah Laut Teluk Triton Kabupaten Kaimana - Papua Barat

Gambar
(Jakarta - IMN) Papua Barat merupakan salah satu porvinsi di Indonesia yang memiliki kekayaan laut yang luar biasa. Salah satu potensi laut yang dapat dijadikan sebagai tempat wisata terdapat di Kabupaten Kaimana . Di balik kesederhanaan dan keramahan penduduknya, di kabupaten yang memiliki luas wilayah sebesar 18.500 km2 ini, terdapat sebuah kawasan wisata laut yang dikenal dengan nama Teluk Triton. Teluk Triton merupakan potensi wisata baru di Kaimana. Untuk mengembangkannya menjadi tujuan wisata bertaraf internasional, pemerintah daerah (Pemda) setempat menggandeng Conservation International Indonesia (CII) untuk bersama-sama mengembangkan potensi wisata yang dimiliki oleh Teluk Triton. B. Keistimewaan Seperti wilayah perairan Kepulauan Papua lainnya, Teluk Triton menawarkan keindahan bawah laut yang luar biasa. Teluk ini menyimpan kekayaan berupa ikan dan terumbu karang yang beranekaragam. Di kawasan ini, terdapat 937 spesies ikan, di mana 14�16 di antaranya, merupa...

Rp.500 Juta untuk 150 UKM di Asmat

Gambar
JUBI --- Sebanyak 150 Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Asmat akan menerima bantuan dari pemerintah daerah sebesar Rp. 500 juta. Demikian dikatakan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Asmat, Yustus Kakom, Jumat (16/7). Kakom menjelaskan bantuan tersebut bertujuan untuk mensejahterakan ekonomi warga di Kabupaten Asmat. “Sesuai APBD tahun 2010, kami menganggarkan dana bantuan UKM sebesar 500juta rupiah,” terangnya. Dikatakannya, bantuan tersebut diberikan untuk mengembangkan industri skala menengah. “Namun juga termasuk untuk pedagang-pedagang kecil seperti mama-mama penjual sayur, ikan, dan pinang di Ibukota Kabupaten Asmat,” ujarnya. Tiap kelompok, kata dia, masing-masing akan mendapat Rp 1,5 juta hingga 2 juta rupiah per UKM. Secara teknis, kata Kakom, dana bantuan tersebut akan disalurkan melalui rekening masing-masing UKM, secara adil dan bertahap. “Setelah kami periksa, memang tidak semua UKM mendapat dana ini. Tetapi untuk mereka yang...

Teurupun: Nabire Masih Butuh SPBU

Gambar
JUBI --- Kepala Depot Pertamina Nabire, S. Teurupun mengatakan, saat ini Nabire masih membutuhkan penambahan Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU). “Untuk mengantisipasi antrean panjang setiap hari di SPBU Oyehe, kita memang butuh beberapa SPBU lagi,” ujarnya pada rapat koordinasi antara DPRD Nabire dengan Pertamina dan mitranya, Kamis (15/7). “Antrean selalu ada karena di daerah ini kendaraan semakin banyak, makanya kebutuhan bahan bakar juga meningkat tiap hari,” tandas Teurupun. Ketua Komisi B, Amirulah Hasim menilai, stok bahan bakar cukup untuk sementara ini. Tapi kebutuhannya kian meningkat seiring bertambahnya jumlah kendaraan di Kota Nabire yang merupakan pintu gerbang bagi beberapa kabupaten di kawasan Papua Tengah. “Jadi memang kita perlu tambah lagi satu dua SPBU,” katanya. Wakil Ketua DPRD Nabire, Yehuda Gobay minta kepada Pertamina selalu mengawasi pendistribusian bahan bakar terutama preminum. “Karena katanya stok cukup, Pertamina tolong awasi baik,” pi...

Siapa Dapat Teri, Siapa Dapat Kakap

Hubungan Pengusaha dengan kepala dinas lengket bagai prangko dan amplop. Banyak proyek tanpa melalui tender. Putra daerah terus menusuk dari sisi politik. JUBI --- Perjuangan Orang Asli Papua tidak hanya berkisar pada permasalahan politik dan masalah sosial saja tetapi menguak juga pada level pengusaha. Belum lama ini, sekelompok pengusahan yang tergabung dalam Kamar Adat Pengusaha (KAP) Papua, mengeluhkan kecewaan mereka akibat pembagian proyek. Mereka mengaku bahwa kesempatan pengusaha putra daerah dalam mengadaan barang dan jasa bidang konstruksi tak mendapat tempat di hati pemerintah. Kalaupun mereka mendapat proyek, hanyalah proyek kelas teri saja. Sedangkan proyek kelas kakap, mayoritas dikuasai oleh pengusaha non Papua. “Betapa sulitnya Pengusaha Asli Papua mendapat suatu pekerjaan meskipun proyek tersebut bersumber dari dana Otsus. Apalagi proyek yang dibiayai oleh pemerintah pusat,” keluh Jhoni Wamu Haluk, Ketua Umum KAP Papua dan Papua Barat kepada JUBI di Jay...

SELAMAT DATANG DI BLOG BISNIS PAPUA.COM

SALAM SEJAHTERA BUAT SEMUA PENGUNJUNG BLOG BISNISPAPUA.COM BLOG INI SEMOGA DAPAT BERMANFAAT UNTUK MEMBERIKAN INFORMASI TENTANG DUNIA BISNIS DI PAPUA, PELUANG USAHA YANG MASIH TERBUKA LEBAR SIAPA BILANG SUSAH CARI DUIT, KALAU ANDA MAU BERUSAHA TENTU SEMUA KEBUTUHAN ANDA AKAN TERCUKUPI. SHARING, PENDAPAT, SARAN, DAN KRITIK DARI ANDA DENGAN SENANG HATI AKAN KAMI PERHATIKAN. SALAM SUKSES ADMIN DIRUN